dokumentasiSasi

Beberapa waktu yang lalu itu, bersama beberapa temen kuliah saya ngumpul-ngumpul di sebuah kopisop. Ngumpal-ngumpul tentunya juga minam-minum, juga mokan-makan, juga udad-udud (saya), juga fota-foto…

Nah, untuk urusan fota-foto ini kemaren ada teman yang prutes. Ceritanya secara tidak sengaja teman saya yang cantik ini datang juha ke tempat tersebut karena ada janji sama teman SMA nya. Lalu ketika dia melihat kami, dia pun lalu ikut nimbrung sebentar..

Nah, karena acara foto-fotoan sudah dilakukan diawal dan kamera sudah saya masukin lagi ke garasi, dan karena dia hanya singgah di meja kami gak begitu lama (karena ada janjian lain), maka tidak sempatlah itu kamera digital jadul punya saya membidik parasnya yang cantik itu. Baru nyadar akan hal ini ketika saya mau upload foto di fesbuk, dan seperti bisa diprediksi, beliau ini pun prutes: kok fotoku ra ono cah? (kok, foto saya tidak ada, temans?, begitu kurang lebih dia berkata.. ya kalo kurang dikit ato lebih dikit gak papa lah, wong teman kok…).

Saya lalu nyadar kalo sense of documentation yang saya miliki itu masih perlu diasah maning…

Nganu..,

Membidikkan kamera adalah momen dalam hitungan detik. Tapi momen tersebut bukan sembarang momen, tentu kau sering mendengar kalau ada peristiwa tertentu, ketika para juru foto siap membidikkan kameranya, kalian akan bilang: mereka sedang mengabadikan peristiwa tersebut. Mengabadikan, membuat peristiwa tertentu menjadi dokumentasi yang dapat selalu dilihat kapan pun.

Oh yes, dokumentasi, cah…

Ini adalah definisi dokumentasi menurut sebuah sumber: pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dlm bidang pengetahuan; pemberian atau pengumpulan bukti dan keterangan (spt gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan referensi lain).

Dokumentasi bukan hanya dalam bentuk foto, bisa juga video, bisa data tertulis, suara dan lain sebagainya, apakah itu lain sebagainya? Ya silahkan kau cari sendiri, wong sampeyan kan lebih pinter dari saya, sukanya kok nanya terus…

Dokumentasi memegang peran yang teramat penting dalam perkembangan peradaban manusia. Dari dokumentasi yang dilakukan oleh orang-orang jaman dulu lah kita lalu belajar, belajar untuk kemudian memplesetkannya. Yah, peradaban manusia yang begitu maju ini jelas merupakan hasil dari pendokumentasian yang baik dari orang-orang yang dulu pernah hidup. Pertama-tama orang membaca dan mempelajari alam, lalu berusaha dengan akal pikirannya untuk memanfaatkan apa yang ada di alam untuk dipakainya meningkatkan kualitas hidup. Ya, dulu orang membajak sawah pake kebo. Generasi berikutnya memplesetkan cara membajak sawah tersebut dengan memasukkan unsur mesin, sehingga terciptalah traktor untuk membajak sawah.  Itu baru satu contoh saja, membajak sawah, ada banyak contoh lain sebenarnya, seperti membajak laut atau membajak sofwer. Tapi ya itu tadi, gak perlulah dijelaskan satu-satu, kalian kan sudah pinter, iya to?

Dan oh, blog ini pun bukankah juga termasuk wujud konkrit produk pendokumentasian. Melalui blog, para narablog mengabadikan pengalaman, pemikiran dan juga mungkin ilmu-ilmunya, sehingga kelak bisa dijadikan oleh orang lain atau generasi sesudahnya sebagai media pembelajaran lalu memplesetkan atau mengembangkan atau memodifikasikan ilmu tersebut menjadi ilmu yang entah apa dan bagaimana.. wuih, hebatnya

Halah pokoke intinya, bangsa beradab adalah bangsa yang memiliki sense of documentation yang tinggi…

Pos ini dipublikasikan di budaya, Indonesia, psikologi, renung, sejarah, Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

40 Balasan ke dokumentasiSasi

  1. suwung berkata:

    oo ngaten ngih mas?

  2. donny berkata:

    dokumentasi apane sedimentasi? Opo maneh nek karo fermentasi?

  3. buwel berkata:

    duh mampir dulu ya, mo off neh mo ke rumah temen….. 🙂

  4. marsudiyanto berkata:

    udat udut marakke ida idu dan susah ngocang ngacung…

  5. guskar berkata:

    mendokumentasikan suatu moment mesti memakai ilmu “ndang age-age” mas… telat sebentar hilanglah moment yg indah itu..🙂
    lain kali main jeprat-jepret aja.. toh sdh pake digital.. yg kurang berkenan bisa lsg dihapus

    • grubik berkata:

      itulah, perlu sense, gus, beda orang kreatif dan yang kurang kreatif: orang kreatif lebih memiliki sense untuk mendokumentasikan dengan baik apa yang dialaminya, baik itu berwujud foto, tulisan, video dan sekitarnya…

  6. rizky berkata:

    sayang aku ndak ada…:(

  7. Itik Bali berkata:

    Lain kali aku yang di jepret yo mas..]
    aku kan gak kalah sama foto model
    he..he

  8. Zippy berkata:

    Owh..baru tw saya, heheheh…
    KIrain dokumnetasi hanya dalam bentuk foto dan video, xixiixx…
    Maklum, yang biasa saya lakukan hanya itu2 doank😀

  9. edda berkata:

    weleh kalo ga bradab brarti gk bsa d sbut sense of dokumentation donk?

  10. Assalamu’alaikum,
    Mengutip tulisan diatas, “…Ini adalah definisi dokumentasi menurut sebuah sumber: pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dlm bidang pengetahuan; pemberian atau pengumpulan bukti dan keterangan (spt gambar, kutipan, guntingan koran, dan bahan referensi lain)… Dokumentasi memang diperlukan, terima kasih telah berkunjung.

  11. endra berkata:

    makasih dah berkunjung….
    salam kenal dan persahabtan selalu…🙂

  12. Iklan Gratis berkata:

    kerap orang meremehkan dokumentasi, padahal itu cukup penting ..
    dulu juga berpikiran dokumentasi itu hanya sekedar photo2 (krn tiap acara pasti ada bagian / seksi dokumentasi yang jobdesc nya photo2 :p ) tapi setelah masuk ke dunia kerja, ternyata jauh lebih kompleks dari sekedar photo2 ..
    sudah saatnya kita harus perhatian terhadap dokumentasi ..

    Iklan Gratis

  13. uni berkata:

    setuju sahabat ^_^

  14. Yep! Blog adalah bentuk dokumentasi pemikiran, perasaan, rekaman kejadian yang ditorehkan dengan rasa khas masing2 penulisnya🙂

    Naaah harusnya kejaidan ngupi2 and udad udud itu dokumentasinya mampir di blog sini tho mas😉

  15. sawali tuhusetya berkata:

    bwtul sekali, mas grubik, pendokumentasian inilah yang selama ini masih banyak dilupakan. padahal, dengan pendokumentasian yang bagus, hasilnya akan bisa terwariskan dari generasi ke generasi. saya makin sadar bahwa selama ini saya bukanlah seorang dokumentator yang baik, hehe …

  16. yangputri berkata:

    setuju bro, dokumentasi itu sangat teramat penting, apalagi moment yg paling indah kalo terlewatkan sayang banget

  17. hanhan berkata:

    dokumentasikanlah selagi sempat kalau tidak kapan lagi….?

    Salam Mas Grubik….

  18. suryaden berkata:

    lha iya…

    negara kalo tanpa dokumen, ya jadi negara prasejarah…😀

  19. indra1082 berkata:

    yang jelas kehidupan inipun perlu dokumentasi untuk masa yg akan datang……

    Salam semangat…😀

  20. depz berkata:

    setuju dengan “inti” yang terakhir

  21. antokoe berkata:

    ayo kita dokumentasi langkah hidup kita sehingga bisa dievaluasi..

  22. ami berkata:

    cucook, mangaknya saya punya blog salah satu bentuk dok. kalo ndak punya blog lak jadi prasejarah🙂 -koyok ujare kang suryaden-

  23. Andi berkata:

    lha, seksi dokumentasinya gimana itu kok si mbak lupa gak didokumentasikan????😀

  24. bocahbancar berkata:

    Lowh lowh lowh, ceritanya kok maleh dadi bahan ajar kuliah to hohohoho….”Secantik apa sich…..(sok penasaran)😀

  25. cebong ipiet berkata:

    aku ga beradab blas, ndak seneng putu putu jeprat jepret

  26. cah ndueso berkata:

    dokumentasi identik dengan tukang poto,hahaha…

  27. endar berkata:

    kok ra ketemu aku neng kopisop ya..
    dokumen negara harus dijaga dengan baik..

  28. wi3nd berkata:

    lah kok skrinsyuutna nda ada’ brarti dokumennya nda len9kap iki😀

  29. tuyi berkata:

    Saya setuju dengan kalimat terakhir di Blog…
    Halah pokoke intinya, bangsa beradab adalah bangsa yang memiliki sense of documentation yang tinggi…

  30. senoaji berkata:

    Hubungi senoaji menerima kerjaan bikin film doku drama atau dokumenter murni… segera yaa..

    dan dokumentasi menjadi semakin asik ketika itu memberikan banyak kesempatan untuk para praktisinya, entah oportunis atau apapun yang penting ada kaidah dan tujuan mulianya..

    jadi segera hubungi senoaji untuk dokumentasi hidup anda semua..

  31. vie_three berkata:

    pendokumentasian itu perlu biar suatu saat bisa dikenang kembali…… tp kalau bisa blogku untuk saat ini masih belum mau dikenang dulu, masih mau eksis dulu….. hehehehe

  32. Elsa Yellow berkata:

    hahahaa… aku suka bahasa yang dipakai.

    ada “nganu” nya…

  33. anno berkata:

    mampir aben disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s