Sunday

Hari Minggu, bahasa inggruisnya is Sunday, berasal dari dua asal kata sun yang berarti matahari dan day yang artinya hari. Kata Dan Brown, disebut Sun Day adalah karena pada hari tersebut para pemuja matahari biasa melakukan ritual keagamannya. Sedang dari beberapa sumber yang kurang dapat dipercaya, kata Sun Day sebenernya berawal dari kost-kost-an mahasiswa di Jogja. Ya, Jogja, kota gudeg yang nyaman itu! Karena pada hari lain para mahasiswa tadi sibuk kuliah sehingga tidak ada waktu untuk mencuci pakaian, apalagi mereka tergolong mahasiswa tidak begitu kaya atau bahasa halusnya terlalu kere kalo harus ke laundry. Nah, hanya di hari Minggu-lah mereka punya kesempatan untuk mencuci pakaian, setelah mencuci tentunya ritual berikutnya adalah menjemur pakaian, dan untuk menjemur pakaian tentunya diperlukan panas matahari. Oleh karenanya, lama kelamaan karena seringnya ritual tersebut, maka dalam otak para mahasiswa tadi ketika orang menyebut hari Minggu maka yang ada di memori mereka adalah panas matahari yang mengeringkan jemuran mereka, sejak saat itu mereka menyebut hari Minggu dengan nama Hari Matahari. Suatu hari secara tak sengaja ketika para mahasiswa tadi nongkrong di angkringan (warung kecil di pinggir jalan yang jual minuman, nasi kucing plus berbagai makanan pelengkap lain), ada seorang turis asing yang pengen ngrasain yang namanya nasi kucing. Diantara para mahasiswa tersebut ada yang bernama Sonding yang kebetulan anak FKIP Bahasa Inggris, dengan sok tahunya ia mencoba bercakap-cakap dengan si bule yang ternyata orang Manchester tadi. Setelah ngalor ngidul tak jelas akhirnya Sondink bercerita tantang hari Minggu sebagai hari matahari seperti telah dibahas dimuka. Si bule Manchester yang bloon tadi pun tertarik dengan cerita Sondink, dia begitu terharu sampai menitikkan air mata. Disimpannya cerita itu dalam hati dan dibawanya ke Inggris, lalu disebarkannya cerita mengharukan tersebut melalui microphone di tangah lapangan Stadion Old Trafford sebelum kick-off MUvsArsenal yang ditayangkan langsung ke berbagai penjuru dunia. Dunia bersimpati dengan cerita tadi, sampai akhirnya mereka setuju untuk mengenang kisah tragis para mahasiswa Jogja tadi, mereka menyebut hari Minggu dengan sebutan hari matahari alias Sun Day kemudian jadi Sunday.

Itulah tadi sebuah asal mula. Bicara soal asal mula, nenek moyang kita gemar sekali mengarang cerita aneh tentang asal mula sampai-sampai setiap daerah pasti punya ceritanya masing-masing, bahkan ada yang beberapa versi. Coba deh kamu baca skripsinya anak sejarah, kalo tema mereka tentang sejarah suatu daerah, pasti ada dibahas cerita tentang asal muasal, yang biasanya heroik dan mengandung pesan moral (walau tentu pesan moralnya tidak akan sebanyak kisah Sunday di atas).

Pesan moral, that’s why cerita-cerita dongeng begitu legendaris dan tak lekang oleh jaman, selalu ada sebuah pesan yang ingin disampaikan generasi terdahulu pada makhlu-makhluk kecil yang kelak akan menggantikan mereka mengurusi bumi ini. Tahukah kau, salah satu momen terindah di dunia, adalah ketika sorang ibu (atau bapak) mendongengkan sebuah cerita dongeng pada anaknya, lalu si anak menyimak, kadang tertawa kadang bertanya kadang berkomentar, lalu dua belas tahun kemudian dia lupa dengan momen istimewa tadi…

Pos ini dipublikasikan di sejarah dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s